Solusirakyat.id-Garut- GAWARIS (Gabungan Wartawan Indonesia Satu) mendesak Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan audit dan evaluasi terhadap SPPG Neglasari 2 menyusul dugaan temuan ulat pada menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Tegalgede 3, Kecamatan Pakenjeng, Kabupaten Garut.
Dugaan temuan tersebut terjadi pada Rabu (15/7/2026). Berdasarkan keterangan pihak sekolah, ulat diduga ditemukan pada dua porsi makanan, masing-masing milik seorang guru dan seorang siswa. Menu MBG tersebut diketahui berasal dari SPPG Neglasari 2.
Kepala SPPG Neglasari 2, Abdul Wahid, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya telah mendatangi sekolah untuk melakukan pengecekan dan berkoordinasi dengan pihak sekolah.
Abdul Wahid menyampaikan bahwa SPPG siap bertanggung jawab, mengganti makanan yang bermasalah, serta telah menyampaikan permohonan maaf.
Menanggapi kejadian tersebut, Hendi Heryana dari GAWARIS meminta BGN melakukan audit investigatif terhadap proses pengadaan bahan baku, pengolahan, hingga distribusi makanan di SPPG Neglasari 2.
Menurut Hendi, evaluasi penting dilakukan untuk memastikan keamanan pangan dan mencegah kejadian serupa kembali terjadi. Ia berharap kualitas dan keamanan makanan dalam Program MBG tetap menjadi prioritas demi kesehatan peserta didik.
(Red)












